
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, secara resmi menerima audiensi dari Ikatan Mahasiswa Notariat Universitas Padjadjaran (UNPAD) yang didampingi oleh Ikatan Alumni Notariat (IKANO) UNPAD pada Rabu, 15 April 2026. Bertempat di Ruang Rapat Sahardjo, Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, pertemuan ini membahas rencana penyelenggaraan Padjadjaran Notarial Fair (PNF) Tahun 2026 yang merupakan agenda rutin tahunan sejak 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua IKANO UNPAD, Ranti Mayana, menjelaskan bahwa PNF merupakan wadah krusial bagi peningkatan kapasitas mahasiswa, terutama melalui kompetisi pembuatan akta. Ketua Ikatan Mahasiswa Notariat UNPAD, Faza, secara khusus memohon kesediaan Asep Sutandar untuk memberikan keynote speech serta menunjuk narasumber dari Kemenkum Jabar guna memberikan sosialisasi terkait tema strategis "Perlindungan Jabatan Notaris dalam Perspektif KUHP Baru; Tantangan dan Implikasi Hukum".
Menanggapi rencana tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif para generasi muda calon notaris tersebut. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antara instansi pemerintah dan akademisi sangat penting untuk mengatasi berbagai problematika kenotariatan di Jawa Barat, terutama terkait masih rendahnya tingkat kepatuhan dalam pelaporan bulanan dan penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ).
Asep Sutandar berpesan agar mahasiswa sebagai calon pejabat publik senantiasa menjaga integritas tinggi dan memperdalam pemahaman terhadap regulasi terbaru. Menurutnya, kesadaran dan budaya kepatuhan harus dipupuk sejak dini agar ke depannya para notaris di Jawa Barat dapat tertib secara administrasi serta terhindar dari pelanggaran kode etik maupun jeratan pidana yang berujung pada pemanggilan aparat penegak hukum. Kemenkum Jabar berkomitmen untuk terus menjalankan mandat pembinaan dan pengawasan secara beriringan dengan organisasi profesi dan institusi pendidikan demi menciptakan ekosistem hukum yang bersih dan profesional.
