
BANDUNG - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat (Kanwil Kemenkum Jabar) terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam mempertahankan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani. Pada hari ini, Kamis (5/3/2026), Kemenkum Jabar gelar Rapat Tim Kelompok Kerja (POKJA) Pembangunan Zona Integritas (ZI) yang dilangsungkan di Ruang Rapat Sahardjo, Bandung.
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Jabar, Asep Sutandar, dan dihadiri oleh Sekretaris Tim Kerja Pembangunan ZI, Erwin Wiryawan, beserta 6 Ketua Tim Pokja dari masing-masing Area Perubahan dan para perwakilan anggotanya. Agenda utama dalam pertemuan kali ini berfokus pada persiapan pemenuhan data dukung dan dokumen Lembar Kerja Evaluasi (LKE) untuk periode Triwulan I atau B03 Tahun 2026.
Dipandu secara langsung oleh Sekretaris ZI, jalannya rapat berlangsung komprehensif dengan membedah satu per satu dokumen LKE per Area Perubahan. Pembahasan merinci kelengkapan data dukung yang dievaluasi secara ketat, dimulai dari area Manajemen Perubahan hingga area Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh dokumen evaluasi terisi dengan baik, narasi deskripsi sesuai dengan bukti fisik, dan mencerminkan capaian nyata satuan kerja sebelum diunggah ke dalam aplikasi E-RB.


Dalam arahannya, Kakanwil Kemenkum Jabar, Asep Sutandar, menegaskan bahwa pencapaian yang telah diraih saat ini harus disikapi dengan bijaksana dan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa Pembangunan ZI bagi Kanwil Kemenkum Jabar kini bukan lagi sekadar fase menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), melainkan instansi sudah secara nyata berada pada tahap berpredikat WBBM. "Fase ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi kita untuk tetap menjaga konsistensi dalam penerapan Pembangunan ZI dalam pemenuhan tugas dan fungsi, khususnya pada ranah Pelayanan Publik yang ada di lingkungan Kanwil Kemenkum Jabar," tegas Asep.
Lebih lanjut, Kakanwil berpesan secara khusus kepada seluruh jajaran Tim Pokja ZI untuk senantiasa menjaga fokus dan konsistensi kinerja. Saat ini, tantangan terbesar instansi adalah menjaga keberlangsungan implementasi Zona Integritas itu sendiri serta mendokumentasikannya secara tertib melalui pemenuhan LKE secara berkala.
Ia juga menyoroti secara tegas bahwa pemenuhan tugas dan fungsi oleh seluruh pegawai Kanwil Kemenkum Jabar, tanpa terkecuali, harus benar-benar terimplementasikan dengan nilai-nilai luhur dari pembangunan Zona Integritas. Hal ini diharapkan tidak hanya menjadi pemenuhan kelengkapan administratif semata, tetapi sungguh-sungguh bertransformasi menjadi budaya kerja yang melekat kuat dalam setiap denyut pelayanan sehari-hari.


(red/foto: Toh)
