
BOGOR - Dalam upaya memperkuat ekosistem Kekayaan Intelektual (KI) di lingkungan perguruan tinggi, Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat menggelar audiensi strategis dengan Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) IPB University. Pertemuan penjajakan kerja sama yang berlangsung pada Selasa (24/02/2026) di Gedung AHN lantai 5, Kampus IPB Dramaga, Bogor ini difokuskan pada penguatan kelembagaan dan optimalisasi peran Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) di ranah akademis.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kakanwil Kemenkum Jabar, Asep Sutandar. Ia secara tegas mendorong seluruh jajarannya untuk proaktif menjalin kolaborasi dengan instansi pendidikan guna memastikan pelindungan nyata terhadap hasil riset dan inovasi anak bangsa. Arahan strategis tersebut dieksekusi oleh Kadivyankum Kemenkum Jabar, Hemawati BR Pandia, yang hadir langsung memimpin pertemuan bersama jajaran Bidang Kekayaan Intelektual.

Dalam pertemuan yang berlangsung konstruktif tersebut, pihak IPB University memaparkan gambaran umum tata kelola riset dan inovasi yang telah berjalan di kampusnya, termasuk mekanisme identifikasi dan pengelolaan kekayaan intelektual. IPB menekankan bahwa pelindungan KI merupakan aspek krusial dari strategi hilirisasi hasil riset sekaligus motor penggerak peningkatan daya saing institusi. Oleh karena itu, IPB berharap sinergi ini dapat difokuskan pada penguatan kapasitas pengelola KI, pendampingan substantif dalam proses pendaftaran, hingga penyelarasan kebijakan pusat dan wilayah.
Merespons harapan tersebut, Hemawati BR Pandia menegaskan komitmen penuh Kemenkum Jawa Barat untuk mendukung penguatan ekosistem KI di perguruan tinggi. Komitmen ini diwujudkan melalui fasilitasi koordinasi, sosialisasi regulasi, serta pendampingan teknis yang komprehensif sesuai dengan kewenangan wilayah. Komunikasi awal ini dinilai sangat positif dan menjadi landasan kuat bagi kedua belah pihak untuk merumuskan rencana tindak lanjut yang lebih konkret dalam melindungi karya-karya intelektual civitas akademika ke depannya.

(red/foto: KI Jabar, editor: Toh)
