Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26, DWP Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat menggelar kegiatan inspiratif bertajuk "DWP Mengajar" di SMK Negeri 2 Sumedang, Jumat, 28 November 2025. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini berlangsung meriah dan penuh kehangatan, menjadi bukti nyata kepedulian para istri pengayoman terhadap dunia pendidikan. Ketua DWP Kanwil Kemenkum Jabar, Ny. Herlina Asep Sutandar, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan wujud dukungan terhadap transformasi sosial dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, DWP memiliki peran strategis dalam berkontribusi membangun Generasi Emas Indonesia melalui pendidikan karakter dan pengetahuan hukum sejak dini, sekaligus mempererat sinergi dengan mitra strategis seperti lembaga pendidikan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, turut hadir secara langsung untuk memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif positif ini. Dalam arahannya, Asep Sutandar tidak hanya hadir sebagai pimpinan, namun juga sebagai motivator bagi para siswa. Ia mengajak seluruh siswa SMKN 2 Sumedang untuk belajar dengan giat dan menanamkan semangat pantang menyerah demi menggapai cita-cita. Kehadiran orang nomor satu di Kemenkum Jabar ini memberikan suntikan moral tersendiri, menegaskan komitmen instansi pemerintah dalam membersamai generasi muda menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Kepala Sekolah SMKN 2 Sumedang pun menyambut hangat kolaborasi ini, berharap ilmu yang dibagikan dapat menjadi bekal berharga bagi masa depan anak didiknya.
Sesi edukasi menjadi inti dari kegiatan ini dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hemawati BR. Pandia, memberikan pemahaman mendalam mengenai Administrasi Hukum Umum (AHU) dan Kekayaan Intelektual (KI). Para siswa diajak memahami pentingnya mendaftarkan karya cipta seperti lagu atau buku, serta tata cara pendaftaran badan usaha, yang sangat relevan bagi siswa SMK yang berjiwa wirausaha. Tak hanya materi teknis, isu sosial juga menjadi sorotan dengan hadirnya Penyuluh Hukum Madya, Lina Kurniasari, yang membawakan materi tentang pencegahan perundungan (bullying). Lina memaparkan jenis-jenis perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah dan mengajak siswa untuk berani memutus mata rantai kekerasan tersebut demi terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Suasana kegiatan semakin hidup karena dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Di sela-sela pemaparan materi, panitia mengadakan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa yang berebut menjawab pertanyaan untuk mendapatkan hadiah buku tulis. Kegiatan ditutup dengan penuh kegembiraan melalui flashmob yang diikuti oleh seluruh anggota DWP Kemenkum Jabar, para guru, dan siswa SMKN 2 Sumedang. Momen kebersamaan ini menjadi penutup yang manis, menyimbolkan sinergi yang harmonis antara Kemenkum Jabar dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang cerdas hukum dan berkarakter mulia

