Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat melakukan langkah progresif dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat melalui kegiatan siaran on air Radio Ekraf yang dilaksanakan di Mall Cihampelas Walk, Bandung, pada Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk talk show bersama Radio 98 Maya FM ini disiarkan secara serentak melalui jejaring 29 radio, menjadikannya sarana penyuluhan hukum yang masif dan menjangkau audiens yang luas. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, yang berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan dan pembinaan hukum yang adaptif dengan perkembangan teknologi dan media elektronik guna memberikan kepastian hukum bagi warga Jawa Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Ferry Gunawan C, hadir didampingi oleh tim Penyuluh Hukum untuk memberikan edukasi mendalam kepada masyarakat. Ferry menekankan bahwa penyuluhan hukum melalui media elektronik merupakan langkah preventif dan promotif yang krusial untuk menumbuhkan budaya kepatuhan hukum sejak dini. Kehadiran jajaran Kanwil Kemenkum Jabar di ruang publik seperti pusat perbelanjaan ini diharapkan dapat mendekatkan institusi dengan masyarakat, sehingga pesan-pesan hukum dapat tersampaikan secara lebih santai namun tetap substantif.

Selain fokus pada kesadaran hukum secara umum, Kemenkum Jabar juga menyoroti peran strategis Kementerian Hukum RI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Dalam dialog tersebut, dipaparkan bahwa kepastian hukum dan perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) adalah prasyarat mutlak bagi keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan adanya perlindungan KI yang kuat, para pelaku kreatif di Jawa Barat dapat memproteksi karya-karya mereka dari potensi plagiarisme sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk mereka. Melalui siaran bareng ini, Kemenkum Jabar mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk lebih peduli terhadap legalitas dan perlindungan hukum demi kemajuan ekonomi nasional.


