BANDUNG – Sebagai wujud sinergi antar lembaga dalam memperkuat pemahaman hak asasi, Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat, dan Pemerintah Daerah Kota Bandung sukses menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat Hak Asasi Manusia (HAM). Acara yang menargetkan siswa tingkat SMP Negeri ini digelar secara meriah di Mutiara Hotel & Convention Bandung pada hari Rabu, 27 Agustus 2025, dengan tujuan utama menanamkan nilai-nilai HAM sejak usia dini.
Dukungan penuh Kemenkum Jabar dalam kegiatan ini merupakan implementasi konkret dari arahan Kepala Kantor Wilayah, Asep Sutandar, yang konsisten mendorong peningkatan literasi hukum dan HAM di tengah masyarakat. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Funna Maulia Massaile, menugaskan jajaran Tim Penyuluh Hukum untuk hadir dan berkolaborasi secara aktif dengan para penyelenggara, memastikan kontribusi Kemenkum Jabar berjalan optimal demi kesuksesan acara.
Atmosfer kompetisi terasa begitu antusias dengan partisipasi siswa-siswi dari sepuluh SMP Negeri di lingkungan Kota Bandung. Para pelajar ini tidak hanya datang untuk bersaing memperebutkan gelar juara, tetapi juga untuk mendalami esensi keadilan, toleransi, demokrasi, serta kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar untuk mengasah kemampuan akademik, melainkan juga sebagai sarana efektif untuk membentuk karakter generasi muda yang menghargai hak diri sendiri dan orang lain.
Materi yang diujikan dalam lomba mencakup wawasan yang komprehensif, mulai dari sejarah lahirnya HAM, konvensi internasional, UUD 1945, hingga peraturan daerah relevan seperti Perda Kota Bandung tentang Perlindungan Anak dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Bobot materi ini menunjukkan keseriusan acara yang turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, antara lain Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat, Asisten Daerah II Setda Kota Bandung, Kepala Biro Hukum Provinsi Jawa Barat, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung.
Melalui kolaborasi strategis ini, diharapkan para peserta dapat menjadi duta-duta HAM di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas. Lebih dari sekadar kompetisi, lomba ini menjadi sarana untuk melatih sportivitas, kerja sama tim, dan kepercayaan diri. Pada akhirnya, kegiatan ini bertujuan untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan memiliki kesadaran tinggi untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.