
BANDUNG - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat (Kemenkum Jabar) menggelar acara istimewa yang memadukan nilai religius dan apresiasi kinerja birokrasi pada Jumat, 13 Februari 2026. Bertajuk "Munggahan dan Silaturahmi Pegawai Jelang Bulan Suci Ramadan 1447 H", kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kanwil Kemenkum Jabar ini dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenkum Jabar, Asep Sutandar.



Momen ini tidak hanya dimanfaatkan untuk menyucikan hati menyambut bulan puasa, tetapi juga sebagai wujud syukur atas keberhasilan Kanwil Kemenkum Jabar meraih predikat Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sebuah pencapaian prestisius yang menandakan kualitas pelayanan publik yang prima. Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenkum Jabar, Asep Sutandar, menekankan bahwa keberhasilan meraih predikat WBBM bukanlah hasil kerja satu orang semata, melainkan buah dari sinergi seluruh elemen.
Asep secara khusus mengapresiasi kontribusi seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural, pegawai, hingga tenaga keamanan (Satpam) dan Office Boy (OB). Menurutnya, predikat WBBM harus dimaknai lebih dari sekadar jargon; itu adalah bukti nyata pelayanan sepenuh hati kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan rasa bangganya karena Kemenkum menjadi instansi dengan perolehan predikat WBBM terbanyak pada tahun 2025. Asep mengingatkan agar prestasi ini diimplementasikan secara konsisten dan tidak berhenti pada seremonial belaka.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Kakanwil KemenHAM Jabar, Hasbullah, Perwakilan Kanwil Ditjen Imigrasi Jabar, serta jajaran Kemenkum Jabar, antara lain Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Kadiv P3H) Ferry Gunawan C, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Archie Tigor, Kepala Bidang Pelayanan AHU, Ave Maria, serta pengurus Dharma Wanita Persatuan.
Suasana kekeluargaan semakin terasa saat Ust. Dr. Babay memberikan tausiah yang menyejukkan hati. Dalam ceramahnya, Ust. Babay mengajak seluruh pegawai untuk memaknai Munggahan sebagai momentum meningkatkan derajat keimanan. Ia berpesan agar menyambut Ramadan dengan tiga hal utama: memperbanyak doa, membersihkan hati dengan saling memaafkan, serta memperbanyak istighfar dan ibadah.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas dua nikmat besar, yakni kedatangan bulan suci Ramadan dan raihan predikat WBBM. Kakanwil Asep Sutandar memimpin prosesi tersebut yang dilanjutkan dengan tradisi saling bermaaf-maafan (mushafahah) antar seluruh pegawai. Melalui kegiatan ini, Kemenkum Jabar berharap dapat memasuki bulan suci dengan hati yang bersih sekaligus semangat baru untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Barat.



(red/foto: Toh)
