



Jakarta – Kementerian Hukum (Kemenkum) menggelar acara Syukuran sebagai puncak sekaligus penutupan resmi rangkaian kegiatan peringatan Hari Pengayoman ke-80 Tahun 2025 di Graha Pengayoman. Mengusung tema "80 Tahun Pengayoman: Menjaga Warisan Bangsa, Mewujudkan Reformasi Hukum untuk Menyongsong Masa Depan", acara ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh jajaran insan Pengayoman di seluruh Indonesia.
Dalam laporan kegiatan, Sekretaris Jenderal Kemenkum, Nico Afinta menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pesan yang ditekankan oleh pimpinan. Ia menegaskan bahwa Hari Pengayoman bukan sekadar peringatan historis, melainkan sebuah momentum untuk memperkuat kolaborasi, menumbuhkan semangat baru dalam menjaga warisan hukum, serta menyiapkan pondasi kokoh menuju Indonesia Emas 2045. Nico juga menggarisbawahi keteladanan Menteri Hukum yang dinilai mau turun langsung dan memberikan contoh nyata, menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih baik.
Rangkaian peringatan yang telah berlangsung sejak bulan Juli dimeriahkan oleh berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen Kemenkum. Beberapa kegiatan yang dilaporkan mencakup turnamen olahraga seperti tenis lapangan dan sepak bola, peluncuran layanan AHU di mal pelayanan publik, pameran kekayaan intelektual "IP Expo Indonesia 2025", upacara bendera, hingga kegiatan sosial seperti bazar, donor darah, dan donasi untuk anak-anak berkebutuhan khusus yang bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan.
Dalam sambutannya, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan bahwa apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran, mulai dari tingkat pimpinan hingga para pegawai di kantor wilayah, atas berbagai pencapaian luar biasa sepanjang tahun. Ia secara khusus menyoroti rekor MURI yang dicatatkan, peningkatan layanan kekayaan intelektual, hingga peran strategis unit lainnya dalam mendukung pengambilan kebijakan dan pengawasan internal. Menteri Supratman menegaskan bahwa semua prestasi ini adalah wujud komitmen untuk meneladani para tokoh pendahulu bangsa dalam memberikan pelayanan prima kepada publik, sebuah amanat yang juga menjadi harapan Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai puncak perayaan dan "kado ulang tahun" istimewa pada Hari Pengayoman ke-80, Menteri Supratman dengan bangga mengumumkan bahwa Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) telah berhasil mencapai 100% layanan publik berbasis digital. Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah dan bukti kesungguhan Kemenkum dalam melaksanakan transformasi digital secara menyeluruh, dengan cita-cita besar agar semua produk akhir layanan dapat diakses secara digital. Setelah mengumumkan pencapaian besar ini, Menteri Supratman Andi Agtas secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pengayoman.
Semangat dari perhelatan nasional ini turut dirasakan hingga ke tingkat wilayah. Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar yang hadir langsung, menegaskan bahwa seluruh jajarannya di Jawa Barat yang mengikuti acara secara virtual di Aula Soepomo Bandung, berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan arahan pusat. Menurutnya, semangat menjaga warisan bangsa dan mewujudkan reformasi hukum menjadi pedoman utama dalam meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, sejalan dengan visi besar Kemenkum untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.
