
Bandung – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat menggelar Program Ramadhan Kanwil Mengaji dengan materi tahsin dan tajwid di Masjid At-Taqwa, Kanwil Kemenkum Jabar. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para pegawai Kanwil serta beberapa perwakilan dari instansi terkait. Sebagai bentuk pembinaan spiritual di bulan suci, program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Al-Qur'an melalui bacaan yang benar serta memperdalam makna ayat-ayat suci. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ke-19 Ramadhan, menjadi momentum bagi peserta untuk semakin memperkuat hubungan dengan Al-Qur'an.
Dalam kajian kali ini, Ustadz Sofian Yahya sebagai narasumber membahas Surah Al-Qiyamah (75) ayat 1-19. Surah ini menyoroti kepastian Hari Kiamat, keadaan manusia saat dibangkitkan, serta pentingnya kesadaran terhadap kehidupan setelah mati. Ustadz Sofian menekankan bahwa Allah bersumpah dengan Hari Kiamat dan jiwa yang selalu mencela dirinya sendiri (nafs al-lawwamah), sebagai pengingat bagi manusia akan pertanggungjawaban di akhirat.

Para peserta mengikuti kajian dengan antusias, terlebih dalam pembahasan tajwid yang mendukung kefasihan dalam membaca Al-Qur'an. Beberapa pertanyaan dari peserta seputar makna ayat dan teknik bacaan dijawab secara interaktif oleh Ustadz Sofian, sehingga sesi ini berlangsung dinamis. Selain meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an, program ini juga menjadi sarana refleksi spiritual bagi pegawai agar semakin mendekatkan diri kepada Allah di bulan penuh berkah ini.
Dengan adanya Program Ramadhan Kanwil Mengaji, diharapkan pegawai Kanwil Kemenkum Jabar semakin memahami pentingnya Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Kajian ini juga menjadi momentum untuk memperkokoh nilai-nilai keimanan dan ketakwaan di lingkungan kerja. Program ini direncanakan akan terus berlanjut dengan materi-materi mendalam lainnya sepanjang bulan Ramadhan.
