
Bandung - Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan bantuan hukum di wilayah melalui pelaksanaan Virtual Clinic Kilat (Kelas Input Laporan Akurat dan Tuntas) Posbankum. Pada Jumat, 27 Februari 2026, kegiatan ini difokuskan bagi wilayah Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Langkah strategis ini merupakan bagian dari rangkaian pendampingan teknis berkelanjutan guna memastikan seluruh data laporan bantuan hukum di tingkat daerah terdokumentasi dengan sistematis dan akuntabel sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Ferry Gunawan Christy, bersama para Penyuluh Hukum pada Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat. Kehadiran Ferry Gunawan Christy dan tim ahli ini bertujuan untuk memberikan solusi taktis atas berbagai kendala teknis yang sering ditemui oleh operator di lapangan. Pelaksanaan Virtual Clinic ini menjadi ruang diskusi interaktif di mana para pengelola Posbankum, lurah, serta aparatur di Kota Tasikmalaya mendapatkan simulasi langsung mengenai tata cara penginputan data pada aplikasi Posbankum agar selaras dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini sebagai upaya nyata dalam memperkuat tata kelola organisasi yang transparan. Melalui arahan sasarannya, Asep Sutandar yang didampingi oleh jajaran Divisi Pelayanan Hukum menekankan bahwa akurasi laporan adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu. Dengan laporan yang tuntas dan akurat, evaluasi terhadap efektivitas layanan bantuan hukum di Jawa Barat dapat dilakukan secara lebih presisi, akuntabel, dan tepat sasaran.
Melalui metode asistensi langsung yang dikoordinasikan oleh Ferry Gunawan Christy, Kemenkum Jawa Barat berharap tidak ada lagi ketimpangan data antara pelaksanaan di lapangan dengan administrasi di sistem pusat. Komitmen ini akan terus dilanjutkan ke berbagai kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Jawa Barat. Upaya jemput bola melalui Virtual Clinic Kilat ini diharapkan mampu mendorong optimalisasi layanan hukum yang lebih prima, sehingga kehadiran negara melalui Kemenkum benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat wilayah terkecil.
