
Bandung-Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menerima kunjungan edukatif dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Insan Cendekia Mandiri (UICM) pada Kamis, 8 Januari 2026. Bertempat di Aula Soepomo, kegiatan yang dihadiri oleh 100 mahasiswa dan 6 dosen pendamping dari Program Studi Manajemen dan Akuntansi ini bertujuan untuk menjembatani teori akademis dengan praktik lapangan, khususnya terkait mata kuliah Etika dan Hukum Bisnis. Dalam kegiatan ini, Kemenkum Jabar melalui Divisi Pelayanan Hukum memberikan wawasan mendalam mengenai tugas, fungsi, serta implementasi kebijakan perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) yang krusial bagi keberlangsungan dunia usaha.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, yang senantiasa mendorong jajarannya untuk membuka akses informasi dan edukasi seluas-luasnya bagi masyarakat, termasuk kalangan akademisi. Asep Sutandar menekankan bahwa pemahaman hukum sejak dini bagi calon pelaku ekonomi adalah kunci untuk menciptakan iklim bisnis yang sehat dan kompetitif di Jawa Barat. Kehadiran mahasiswa di kantor wilayah ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan dalam mencetak generasi penerus yang sadar hukum dan melek terhadap nilai aset intelektual.
Mewakili Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kemenkum Jabar, Hemawati Br. Pandia, menyambut hangat rombongan mahasiswa tersebut. Dalam sambutannya, Hemawati menegaskan bahwa paradigma mengenai Kekayaan Intelektual harus diperluas. Beliau memotivasi para mahasiswa dan dosen untuk tidak lagi memandang KI hanya sebagai aspek legalitas semata, melainkan sebagai aset strategis bernilai ekonomi tinggi. Hemawati menyoroti peran vital KI dalam manajemen organisasi, akuntabilitas keuangan, serta etika keberlanjutan bisnis, yang mana hal ini sangat relevan dengan disiplin ilmu yang sedang dipelajari oleh para mahasiswa.
Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UICM, Indriana Damaianti, yang hadir langsung mendampingi para mahasiswa. Indriana mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesediaan Kemenkum Jabar memfasilitasi pembelajaran lapangan ini. Menurutnya, pemahaman langsung dari para praktisi di Kemenkum Jabar memberikan perspektif baru yang sangat berharga bagi mahasiswa dalam memahami kompleksitas hukum dan etika dalam dunia bisnis yang sebenarnya.
Sesi inti kegiatan diisi dengan pemaparan materi edukasi yang komprehensif oleh Penyuluh Hukum Ahli Muda, Endy Sepkendarsyah. Dalam paparan teknisnya, Endy mengupas tuntas peran Kekayaan Intelektual dalam praktik manajemen dan akuntansi. Ia menekankan bahwa sebagai aset tidak berwujud, KI memerlukan pengelolaan, perlindungan, dan pencatatan yang tepat. Hal ini penting untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis yang akurat serta mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Antusiasme peserta terlihat jelas pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif, menandakan tingginya minat mahasiswa terhadap materi yang disampaikan. Kegiatan pun berjalan tertib dan lancar, memberikan bekal literasi yang kuat bagi para mahasiswa sebelum terjun ke dunia profesional.
